Dunia fashion remaja terus berkembang seiring dengan tren media sosial, budaya pop, dan gaya hidup digital. Tahun 2025 membawa napas segar dalam gaya berpakaian anak muda, dengan kombinasi antara gaya vintage, futuristik, dan sustainable fashion.
Berikut 7 tren fashion remaja yang sedang populer saat ini:
1. Y2K Style Kembali Booming
Gaya awal tahun 2000-an kembali mendominasi. Crop top, baggy jeans, dan kacamata warna-warni jadi andalan banyak remaja. Mereka memadukan nostalgia dengan sentuhan modern, terutama lewat aksesoris chunky dan warna-warna pop seperti pink metalik atau biru elektrik.
2. Oversized Everything
Mulai dari hoodie, kaus, hingga jaket—semuanya serba longgar! Tren ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga ekspresi gaya santai yang effortless ala Gen Z. Biasanya dipadukan dengan sneakers atau sepatu platform.
3. Athleisure & Streetwear
Gabungan antara pakaian olahraga dan gaya jalanan masih mendominasi. Track pants, kaus jersey, dan topi bucket jadi item wajib. Brand lokal dan internasional berlomba menghadirkan desain yang lebih edgy dan unisex.
4. Earth-Tone & Minimalis
Warna-warna alami seperti cokelat, krem, dan hijau sage jadi favorit remaja yang suka gaya clean. Dipadukan dengan potongan simpel seperti celana lurus dan atasan polos, gaya ini cocok untuk OOTD ala aesthetic minimalis.
5. Gender-Neutral Fashion
Banyak remaja mulai meninggalkan batasan pakaian pria/wanita. Gaya androgini atau unisex semakin diterima luas, dengan potongan loose dan warna netral yang bisa dikenakan siapa saja.
6. Thrift & Sustainable Look
Tren belanja baju bekas alias thrifting masih digandrungi. Selain hemat, ini juga jadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Gaya vintage atau mix-and-match item unik hasil thrift jadi ajang kreativitas berbusana.
7. Statement Accessories
Kalung manik-manik, cincin besar, belt unik, hingga tas mini jadi pelengkap penting. Remaja kini gemar menunjukkan kepribadian mereka lewat detail aksesori yang mencolok dan playful.
Penutup:
Fashion remaja di 2025 lebih berani, bebas, dan personal. Alih-alih mengikuti tren mentah-mentah, anak muda kini lebih suka menggabungkan gaya yang mencerminkan siapa mereka. Mulai dari Y2K sampai gaya earth-tone yang kalem—semuanya bisa di-mix sesuai mood!

Tinggalkan komentar